Bank DKI Salurkan Modal Kerja Rp.100 M ke ANDALAN Finance

andalanJakarta (24/09) : Sebagai upaya untuk meningkatkan fungsi intermediasi perbankan, Bank DKI menyalurkan Kredit Modal Kerja dalam bentuk term loan/executing loan senilai Rp100 Miliar kepada Andalan Finance Indonesia, anak perusahaan dari Nasmoko dengan jangka waktu selama 3 tahun. Hal ini sebagaimana penandatangan perjanjian kerjasama pembiayaan kendaraan bermotor yang dilakukan oleh VP Grup Konsumer, Ambar Sayekti disaksikan oleh Direktur Keuangan Bank DKI, Benny Santoso, bersama Presiden Direktur Andalan Finance Indonesia Sebastianus Harno Budi dan Direktur Andalan Finance Indonesia, Frans F Rundengan di Jakarta (24/09).

 

Benny Santoso menjelaskan penyaluran modal kerja ini nantinya akan digunakan untuk pembiayaan pengadaan kendaraan untuk diterus pinjamkan kepada end user / nasabah Andalan Finance, berupa kendaraan roda 4 (empat) atau lebih, baik kondisi baru/bekas buatan Jepang, untuk keperluan komersiil atau pun non komersiil namun tidak termasuk angkutan penumpang kota dengan usia kendaraan pada saat pencairan tidak lebih dari 12 (dua belas) tahun. Penyaluran kredit modal kerja ini juga merupakan tambahan dari pinjaman yang sebelumnya telah diterima oleh Andalan Finance sebelumnya. 

Meskipun sebagian besar pengamat ekonomi memperkirakan akan adanya perlambatan ekonomi dan naiknya inflasi akibat kenaikan harga BBM, akan tetapi Bank DKI masih optimis bahwa bisnis multifinance, akan terus meningkat portofolionya. Demand serta animo masyarakat akan pembiayaan kendaraan tetap besar serta telah terbitnya Peraturan Pemerintah tentang mobil murah (Low Cost Green Car / LCGC).

Bank DKI terus menggandeng berbagai multifinance ternama untuk penyaluran kredit. Tahun 2013, Bank DKI telah menyalurkan Rp2,35 triliun kepada Multifinance seperti Adira Dinamika Multifinance (Rp125 Miliar), Buana Finance (Rp100 Miliar), BFI Finance Indonesia (Rp190 Miliar), CIMB Niaga Finance (Rp50 Miliar). Bank DKI juga turut menyalurkan kredit melalui linkage business baik channelling maupun joint financing yang diberikan melalui Koperasi dan BPR.

TERUS PERLUAS JARINGAN

Pada hari yang sama, Bank DKI juga meresmikan kantor layanan setingkat Cabang Pembantu di Cikini Gold Center di Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, pusat perbelanjaan emas dan permata terbesar di Jakarta. Direktur Utama Bank DKI, Eko Budiwiyono menjelaskan bahwa kehadiran Bank DKI di Cikini Gold Center juga ditujukan untuk memberikan layanan perbankan kepada warga sekitar Cikini. “Disekitar Cikini Gold Center juga terdapat Sentra Parcel Cikini dan Pasar Kembang Cikini, serta area perkantoran, apartemen, sekolah dan perguruan tinggi serta rumah sakit dan perhotelan yang menjadikan potensi asar yang menarik bagi Bank DKI” ujar Eko.

Bank DKI sebagai salah satu bank nasional di Indonesia menyediakan fasilitas kredit bagi segmen korporasi, komersial & UKM dan konsumer. Saat ini Bank DKI telah menyediakan layanan perbankan tidak hanya di wilayah Jabodetabek, tetapi juga di kota-kota besar seperti, Bandung, Solo, Surabaya dan Makassar, akan menyusul beberapa kota lainnya seperti Palembang dan Pekanbaru.

--- 0 0 0 ---

TENTANG BANK DKI :

Bank DKI yang biasa dikenal sebagai bank pembangunan daerah merupakan bank yang sahamnya 99,94% dimiliki oleh Pemprov DKI jakarta dan 0,06% dimiliki oleh PD Pasar Jaya. Bank DKI melayani berbagai jenis jasa dan layanan baik konvensional dan syariah sebagaimana perbankan lainnya, mulai dari produk dana yaitu giro, tabungan monas, tabungan simpeda, tabunganku dan deposito, juga melayani berbagai jenis kredit dan pembiayaan mulai kredit investasi, kredit modal kerja, kredit multiguna, kpr griya monas, kredit usaha rakyat (KUR), kredit kumk monas, kredit mikro seperti Monas 25, Monas 75, Monas 500 serta kredit lainnya

- - - 0 0 0 - - -

Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi:
Daru Wisaksono, Corporate Secretary
Zulfarshah, Pemimpin Divisi Kesekretariatan
Prakoso Budi Wibowo, Pemimpin Departemen Humas & Promosi
Tel. (021) 231 4567 Fax (021) 351 7660


Call Center